Semua Ilmu Sosiologi Ada Disini

DAMPAK ADANYA KONFLIK

Dalam kehidupan masyarakat majemuk sering terjadi pertentangan antara satu aspek dengan aspek lainnya. sumber potensi konflik yang rentan terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia adalah agama, ras, dan suku bangsa.
            Setiap konflik yang terjadi dalam masyarakat akan membawa dampak, baik dampak secara langsung amupun dampak secara tidak langsung.
1.      Dampak Secara Langsung
Dampak secara langsung merupakan dampak yang secara langsung dirasakan oelh pihak-pihak yang terlibat konflik. Adapun dampak konflik secara langsung diantaranya sebagai berikut :
a.       Menimbulkan keretakan hubungan antara individu atau kelompok dengan individu atau kelompok lainnya.
b.      Adanya perubahan kepribadian seseorang seperti selalu memunculkan rasa curiga, rasa benci, dan akhirnya dapat berubah menjadi tindakan kekerasan.
c.       Hancurnya harta benda dan korban jiwa, jika konflik benrubah menjadi tindakan kekerasan.
d.      Kemiskinan bertambah akibat tidak kondusifnya keamanan.
e.       Lumpuhnya roda perekonomian jika suatu konflik berlanjut menjadi tindakan kekerasan.
f.       Pendidikan formal dan informal terhambat karena rusaknya sarana dan prasarana pendidikan.


2.      Dampak Tidak Langsung
Dampak tidak langsung merupakan dampak yang dirasakan oleh orang-orang yang tidak terlibat langsung dalam sebuah konflik ataupun dampak jangka panjang dari suatu konflik yang tidak secara langsung dirasakan oleh pihak-pihak yang berkonflik.
Misalnya agresi militer Israel yang dilakukan kepada para pejuang Hizbullah di Lebanon akan membawa dampak pada kenaikan harga minyak dunia yang akan merembet pada kenaikan harga-harga barang di pasaran.

Dampak Positif Adanya Konflik
Disamping dampak yang dapat dirasakan secara langsung maupun tidak langsung, sebuah konflik juga memiliki sisi positif. Adapun Sisi positif dari sebuah konflik adalah sebagai berikut :
a.       Meningkatkan solidaritas sesama anggota kelompok
b.      Munculnya pribadi-pribadi yang kuat dan tahan uji menghadapi berbagai situasi konflik.
c.       Membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma-norma baru.
d.      Munculnya kompromi baru apabila pihak yang berkonflik dalam kekuatan yang seimbang. Misalnya adanya kesadaran dari pihak-pihak yang berkonflik untuk bersatu kembali karena dirasakan bahwa konflik yang berlarut tidak membawa keuntungan bagi kedua belah pihak.

Referensi :
Soerjono Soekanto. 2007. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

1 Response to "DAMPAK ADANYA KONFLIK"

  1. Unknown says:
    25 Februari 2021 pukul 17.07

    Terimakasih,ini sangat membantu saya

Posting Komentar